Berharap Peningkatan Kunjungan Wisatawan Dorong Kinerja BPR Bali

Kunjungan wisman ke Bali pada 2023 mencapai 5,3 juta orang, meningkat 20% lebih hingga akhir tahun 2024 mencapai 6,3 juta orang. Pertumbuhan bisnis BPR-BPRS walau tidak maksimal, sedikit banyak dikarenakan bangkitnya sektor pariwisata ini. Demikian penjelasan Ketut Komplit, S.H. Ketua DPD Perbarindo Bali kepada media gumikbali.co.id selasa 18 Maret 2025, “Pariwisata sebagai lokomotif ekonomi Bali memiliki multiplier effect sehingga berdampak pada pertumbuhan bisnis BPR dan BPRS di Bali” katanya.
Disampaikan juga, kinerja Industri BPR dan BPRS di Bali menunjukan hal yang positif, kepercayaan masyarakat tetap baik, indikatornya: pertumbuhan dana masyarakat yang berhasil di himpun BPR BPRS sampai Desember 2024 Rp 16,8 triliun tumbuh 3,5%. Sedangkan penyaluran kredit sebesar Rp 13,1 triliun, tumbuh sedikit lebih rendah dari penghimpunan dana.
“pertumbuhan asset BPR sedikit lebih tinggi dari pertumbuhan dana, pertumbuhan kredit 3,5%, pertumbuhan dana pada periode yang sama (Desember 2024) mencapai 3,8% menjadi Rp 21,5 triliun” jelas Ketut Komplit. Ditanya mengenai likuiditas industri BPR, Ketut menyebutkan “likuditas BPR terjaga baik, Loan deposit Ratio (LDR) sebesar 77,7%, namun demikian secara kualitas BPR dan BPRS masih memiliki tantangan baik rasio NPL, ROA maupun BOPO sedangkan secara permodalan 41,76” jelasnya.
Ketua DPD yang juga Komisaris BPR Nusamba ini berharap pertumbuhan kunjungan wisatawan dapat mendorong pertumbuhan bisnis BPR. “Kedepan diharapkan seiring bertumbuhnya kunjungan wisatwan ke Bali, dapat mendorong pertumbuhan bisnis BPR, BPRS di Bali lebih baik dan berkualitas” harapnya.
Seiring pertumbuhan kinerja BPR-BPRS, hal ini berdampak pada tersedianya peluang kerja kepada masyarakat Bali yang lebih luas. Lowongan kerja di BPR-BPRS seluruh Bali mencapai 485 orang untuk mengisi unit kerja bisnis, teknologi informasi, Internal audit, akuntansi dan lainnya. “Bertumbuhnya industri BPR dan BPRS mendorong kebutuhan tenaga kerja semakin banyak” katanya.
Ada 130 BPR yang bergabung dalam perhimpunan DPD Perbarindo Bali, hingga akhir 2024 mampu menyerap tenaga kerja sejumlah 5.543 orang. “Ini bukti bahwa keberadaan BPR/BPRS di Bali mampu menyerap banyak tenaga kerja” katanya./Gumikbali.co.id